PAMERAN HASIL KARYA PESERTA DIDIK DAN START UP BISNIS SMK NEGERI 1 TANARA TAHUN 2021

SMK NEGERI 1 TANARA – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten, Bapak Dr. H. Tabrani, M.Pd menghadiri sekaligus memberikan sambutan, serta melakukan kunjungan stand pada kegiatan “Pameran Hasil Karya Peserta Didik dan Start Up Bisnis” di SMK Negeri 1 Tanara Kabupaten Serang, pada Selasa, 14 September 2021.

Implementasi kegiatan ini merupakan salah satu bentuk program pengembangan dari Direktorat SMK Pusat dan SMK Negeri 1 Tanara di percaya oleh kementrian pendidikan dan kebudayaan melalui bantuan pemerintah fasilitasi SMK untuk dapat melaksanakan program pameran hasil karya peserta didik dan start up bisnis tahun 2021.

Adapun kegiatan pameran dan start up bisnis ini dilaksanakan selama 2 hari, tepatnya di tanggal 14 dan 15 september 2021. Berbagai macam jenis karya dari siswa dan siswi SMK Negeri 1 Tanara berhasil di pamerkan, mulai dari produk kreatif dari jurusan tata busana (TB), jurusan teknik kendaraan ringan (TKR), otomatisasi dan tata kelola perkantoran (OTKP), serta dari jurusan desain pemodelan dan informasi bangunan (DPIB).

Perlu diketahui juga bahwa selain dipamerkan, produk-produk kreatif hasil dari karya peserta didik SMK Negeri 1 Tanara ini pun di perjual belikan, baik itu secara offline maupun online. Untuk online sendiri, bisa memesannya melalui salah satu marketplace online yaitu di shoppe dengan nama toko TANARA_STORE (https://shopee.co.id/tanara_store).

Insyaallah, dengan adanya kegiatan seperti ini, SMK Negeri 1 Tanara, khususnya siswa/siswi dapat terus berproses dan lebih bersemangat lagi ke depannya untuk dapat menciptakan karya-karya yang luar biasa dan tentunya dapat dinikmati oleh semua kalangan masyarakat. Amiin

*Untuk info kegiatan Pameran bisa dilhiat di kanal youtube : SMK NEGERI 1 TANARA.

Kunjungan Stand Bapak Dr. H. Tabrani, M.Pd

 

Kunjungan Stand – Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Provinsi Banten

 

Ibu Pimpinan SMKN 1 Tanara Bersama Jajarannya

Maju terus dunia SMK.

SMK BISA
SMK HEBAT
VOKASI KUAT, MENGUATKAN INDONESIA.

Serah Terima Masker dari SMKN 1 Tanara

Tanara, 14 Apil 2020 ,Serah Terima Bantuan 400 Masker untuk Pencegahan Penularan Virus Covid -19 Yang di Produksi Oleh Siswa Siswi Jurusan Tata Busana SMKN 1 Tanara. Kab. Serang. Melalui Puskesmas Tanara dan Puskesmas Tirtayasa. Diserahkan langsung oleh ibu Susi Listiawati , M.Pd Selaku Wakasek Hubin dan terima langsung oleh Kepala Puskesmas Tanara dan Kepala Puskesmas Tirtayasa

Serah Terima Masker buatan siswa/i SMKN 1 Tanara kepada dinas pendidikan dan kebudayaan Prov Banten

Serang, 14 April 2020. Serah Terima Bantuan Masker untuk Pencegahan Penularan Virus Covid -19 Yang di Produksi Oleh Siswa Siswi Jurusan Tata Busana SMKN 1 Tanara. Kab. Serang. Melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayan Provinsi Banten. Diserahkan langsung oleh ibu Hj.Halimah, M.Pd Selaku Kepala Sekolah dan terima langsung oleh Bapak Dr. M. YUSUF ,S.Sos.M.Si selaku Kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan Provinsi Banten

 

SMKN 1 Tanara Memproduksi 2500 Masker Untuk dibagikan ke internal sekolah dan masyarakat sekitar lingkungan Sekolah untuk mencegah penyebaran virus covid-19

Mengingat semakin meluasnya wabah virus corona (Covid-19) dan semakin langkanya persediaan stok masker dilingkungan sekitar Kecamatan Tanara dan Tirtayasa, berikut merupakan bagian dari proses pembuatan masker di SMKN 1 Tanara, dengan target produksi sebanyak 2500 sheet.

Kegiatan ini dilakukan sebagai wujud kepedulian dari anak-anak jurusan Tata Busana SMKN 1 Tanara, yang mana hasil produksi (masker) tersebut nantinya akan dibagikan kepada masyarakat umum sekitar secara cuma-cuma.Sebagaimana kita tahu bahwa saat ini penyebaran Pandemi Covid-19 sudah sangat mengkhawatirkan. Propinsi Banten sudah menetapkan kejadian ini sebagai kejadian luar biasa dimana dampaknya sebagaimana kita tahu bahwa siswa diwajibkan untuk belajar dirumah dan guru melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dirumah. Tentu saja hal ini dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran Pandemi ini agar tida semakin luas lagi.

Realisasi yang dilakukan oleh SMKN 1 Tanara terkait dengan belajar dirumah dan bekerja dirumah contohnya adalah sebagai berikut:

  1. Penyusunan Jadwal khusus e-learning
  2. Penetapan kebijakan untuk penarikan siswa yang sedang Prakerin sampai batas waktu aman yang ditetapkan oleh pemerintah
  3. Meeting Manajemen menggunakan aplikasi interaktif (menggunakan zoom cloud meeting)
  4. Melakukan Ujian Sekolah Penilaian Daring bagi kelas XII secara online
  5. Memonitor semua perkembangan peserta didik yang ada dirumah
  6. Memberikan penugasan penugasan kepada peserta didik
  7. Dan kegiatan lain sesuai arahan Dinas Pendidikan dan Kebudayan Propinsi Banten

Semua hal ini dilakukan oleh SMKN 1 Tanara sebagai salah satu wujud nyata untuk memutus mata rantai penyebaran Pandemi dengan melakukan social distancing dan stay at  home.

Namun begitu, dirasa perlu untuk juga ikut serta dalam menunjukan rasa empati dengan keterampilan yang dimiliki khususnya oleh guru dan siswa SMKN 1 Tanara. Yang dimaksud adalah kita ketahui bahwa kelangkaan terjadi untuk barang-barang yang biasanya dijual murah dan tersedia banyak dipasaran untuk melindungi diri kini terjadi kelangkaan dan harga yang sangat mahal. Contoh saja masker yang biasanya seharga dua puluh ribu rupiah untuk satu box kini bahkan mencapai lima ratus ribu rupiah, begitu pula disinfectant dan lain sebagainya.

Oleh karena itu, agar dapat menumbuhkan rasa kepedulian dan mengasah keterampilan bagi siswa siswi kami khususnya dijurusan Tata Busana SMKN 1 Tanara. Siswa tata busana diberikan tugas khusus untuk membuat masker yang nantinya akan dibagikan secara gratis kepada masyarakat.

Hal ini juga digunakan untuk menunjukan wujud peduli SMKN 1 Tanara atas yang dialami oleh masyarakat khususnya di SMKN 1 Tanara dan sekitarnya

SIMULASI UNBK SMKN 1 TANARA 2019

MENJELANG dilaksanakannya Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) bulan Maret  2020 mendatang, SMKN 1 Tanara   menggelar Simulasi bagi siswa/i kelas XII SMKN 1 Tanara  ,  

Kepala SMKN 1 Tanara   HJ.Halimah , M.Pd , dalam kata sambutannya ketika membuka pelaksanaan Simulasi UNBK mengatakan”Tujuannya untuk mempersiapkan siswa/i kelas XII menghadapi Ujian Nasional Berbasis Komputer yang akan dilaksanakan secara serentak pada bulan Maret 2020 yang akan datang.”

Karena jumlah komputer yang terbatas untuk digunakan dan tidak sebanding dengan jumlah siswa, maka pelaksanaan simulasi dilakukan secara bergiliran dengan waktu pengerjaan soal masing-masing siswa maksimal 2 jam. “Dengan menjadwalkan beberapa kali UNBK, kami mengharapkan siswa/i SMKN 1 Tanara   akan lebih siap menghadapi UNBK,” “Hal ini harus kita lakukan sejak dini agar siswa tidak kaget saat pelaksanaannya nanti, apalagi dilakukan secara estafet dan bergantian. Dengan persiapan yang matang, Insya Allah anak-anak SMKN 1 Tanara   akan lulus dengan hasil yang memuaskan

workshop program Mutu Penilaian Berbasis Hots

Menunaikan Amanah Menuju Perubahan Yang Lebih Baik

Sebagai upaya peningkatan mutu pendidikan, salah satu langkah yang harus ditempuh oleh lembaga pendidikan adalah memberi pelatihan kepada para pendidik (guru) agar mampu menghadirkan kegiatan pembelajaran yang berorientasi pada bagaimana peserta didik (siswa) memiliki ketrampilan berpikir kritis-analitis terhadap pelajaran yang mereka terima dalam kegiatan belajar mereka di sekolah.

Karena alasan tersebut, melalui workshop program Mutu Penilaian Berbasis Hots, memandang penting untuk merevitalisasi model pembelajaran dan penilaian berbasis HOTS ;( Ketrampilan Berpikir Tingkat Tinggi) bagi para guru agar hasil yang mereka peroleh bisa ditransformasi dalam kegiatan pembelajaran di kelas.

Pada kegiatan workshop Mutu Penilaian Berbasis Hots, kali ini, diselenggarakan di ruang serbaguna SMK Negeri 1 Tanara pada hari 24-26 Oktober 2019, dari pukul 08.00 hingga Selesai. Sementara narasumber kegiatan workshop adalah Surjono, M.Pd. dari Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Banten

Selain seluruh guru mata pelajaran SMK Negeri 1 Tanara, ikut hadir sebagai undangan dalam kegiatan workshop kali ini adalah Kepala Bidang Pembinaan SMK Provinsi Banten,Bapak H.Wawan Murwanto,M.Pd.Kepala Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Cilegon,Kabupaten Serang dan Kota Cilegon,Bapak Ahmad Ridwan

Kepala sekolah SMK Negeri 1 Tanara , Ibu Hj.Halimah , M.Pd, dalam memberikan orientasi beberapa saat sebelum workshop Mutu Penilaian Berbasis Hots, dimulai, memberikan sambutan tentang pentingnya seluruh civitas memiliki kesamaan pandangan, bahwa kepercayaan pemerintah melalui “Sekolah Model pada dasarnya dipandang sebagai sekolah yang dapat dipercaya. Mengingat SMK Negeri 1 Tanara  termasuk yang mendapat kepercayaan itu (sebagai Sekolah Model ) maka kita harus bisa menunaikan kepercayaan yang diberikan kepada kita”, tegasnya.

Lebih lanjut Ibu Hj.Halimah , begitu beliau biasa dipanggil, juga mengharapkan kepada peserta workshop agar ilmu yang diperoleh selama mengikuti workhsop Mutu Penilaian Berbasis Hots, tidak hanya sampai pada kemampuan menerima dan menyerap materi yang diberikan oleh narasumber. Lebih dari itu adalah adanya kemauan kuat untuk diterapkan dalam kegiatan belajar mengajar di kelas.

“Pada saat kita banyak mendapat ilmu atau materi pelatihan, maka kita diharapkan tidak hanya memiliki kemampuan dalam menguasainya saja, tetapi juga ada kemauan untuk menerapkannya”, pesannya.

Lebih lanjut Ibu Hj.Halimah juga mengajak kepada seluruh peserta workshop untuk berani melakukan perubahan-perubahan ke arah yang lebih dinamis dan positif di saat banyak ilmu baru yang berhasil didapat.

“Pada saat kita banyak menerima ilmu baru, kemudian kita terapkan ilmu baru yang dipunyai, maka pada saat itulah kita melakukan perubahan ke arah yang lebih baik”, ungkapnya sekaligus mengakhiri orientasi workshop.

Belajar Untuk Bisa, Layak Untuk Gembira

Sementara itu, dalam memaparkan materi workshop Mutu Penilaian Berbasis Hots,, Ibu Hj.Halimah menyampaikan pentingnya para guru untuk berani merubah mindset.

“Era sekarang, kita harus merubah mindset. Oleh karenanya dibutuhkan sumber daya yang memiliki cara berpikir dan bertindak sesuai dengan tuntutan kehidupan”, katanya.

Rupanya, perubahan mindset yang dimaksud adalah karena era hidup para siswa saat ini, menurutnya berbeda jauh dengan era hidup para guru, terutama terkait efektifitas akses sumber informasi sebagai akibat pesatnya arus informasi dan komunikasi sekarang ini. Sebagai konsekwensinya, maka para guru juga harus turut mengikuti langgam kemajuan zaman kekinian, termasuk membekali diri agar bagaimana level metakognitif lebih dominan mewarnai kegiatan pembelajaran.

Sementara narasumber workshop yang lain, pak Surjono, menyampaikan pentingnya internalisasi nilai-nilai hidup (life values) bisa hadir dalam sikap hidup siswa. Pak Surjono begitu beliau dipanggil, mengurai suatu fenomena prilaku siswa; bahwa masih banyak dijumpai siswa yang sudah menerima materi pelajaran yang mengandung nilai kepatutan dalam bersikap (etika publik), tetapi masih saja belum sanggup terinternalisasi dengan baik.
Terhadap persoalan di atas, menurutnya, salah satu solusi yang bisa diandalkan adalah bagaimana melatih siswa untuk terampil berpikir tingkat tinggi dengan suatu harapan siswa bisa menggapai secara memadai penghayatan terhadap nilai-nilai kehidupan.

Memasuki inti kegiatan, peserta workshop diajak oleh narasumber untuk memasuki dunia HOTS. Ibarat gayung bersambut, para peserta antusias untuk mengasah kemampuan mereka tentang bagaimana pembelajaran dan penilaian yang bisa memenuhi kriteria HOTS.

Pada latihan pertama, peserta diajak untuk melihat perangkat pembelajaran masing-masing (RPP) dan selanjutnya diajak untuk mendalami kompetensi dasar yang mana yang sekiranya ada dan mudah dimunculkan model pembelajaran dan penilaian berbasis HOTS. Tidak kalah penting setelah itu, yaitu bagaimana merumuskan Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK) yang memenuhi kriteria HOTS.

Wakasek Hubin SMK Negeri 1 Tanara telah melaksanakan kegiatan pengantaran siswa-siswi Prakerin ke masing-masing tujuan. Prakerin sendiri adalah program pembekalan bekal kerja bagi siswa-siswi kelas XI

Dalam rangka memberikan bekal kerja bagi siswa-siswinya, SMK Negeri 1 Tanara  melalui bidang Hubungan Industri menyelenggarakan program Prakerin (Praktik Kerja Industri). Prakerin adalah periode di mana siswa-siswa kelas XI ditempatkan di lingkungan kerja untuk memperoleh pengalaman praktik.Setelah beberapa waktu lalu dilangsungkan Pembekalan Prakerin bagi para siswa,kegiatan Pengantaran ke lokasi Prakerin juga telah dilakukan oleh tim Prakerin SMK Negeri 1 Tanara  . Secara umum, kegiatan pengantaran dilakukan .Tim Prakerin kembali dibagi menjadi beberapa unit dengan tugas pengantaran ke lokasi-lokasi berbeda.

kegiatan pengantaran ini diadakan bukan tanpa alasan. Kegiatan pengantaran memfasilitasi adanya serah terima resmi antara pihak sekolah dan tempat kerja yang bersangkutan. Dalam hal ini, SMK Negeri 1 Tanara  memastikan bahwa siswa-siswanya telah diserahkan untuk melaksanakan kegiatan Prakerin, sekaligus diterima oleh pihak penanggung jawab kegiatan Prakerin di lingkungan terkait.

Sementara itu, dari sisi siswa, kegiatan pengantaran membuktikan pihak sekolah bertanggung jawab sepenuhnya terhadap kegiatan Prakerin. Dampingan yang diberikan guru maupun pendamping menunjukkan adanya koordinasi yang bersifat suportif atas keberlangsungan Prakerin siswa.

Dalam kesempatan itu, kegiatan pengantaran diselenggarakan juga untuk memfasilitasi adanya penjajakan kerja sama antara kedua pihak. Dari agenda ini, siswa yang terjadwal menjalani Prakerin nantinya dapat sangat terbantu dengan referensi lokasi-lokasi praktik kerja. Lebih lanjut, perjanjian antara keduanya dapat bermanfaat bagi lulusan dalam hal perekrutan tenaga kerja.

Kegiatan Prakerin, mulai pembekalan, pengantaran hingga penyelenggaraannya dapat membawa dampak baik bagi banyak pihak, terutama SMK Negeri 1 Tanara  . Pengiriman siswa untuk belajar dan menjajal dunia kerja akan membentuk kesiapan diri mereka sejak dini untuk benar-benar menjalani pekerjaan dan karir selepas sekolah.

Pemilihan Ketua OSIS SMKN 1 Tanara Dengan Sistem Pemilu

Sebanyak 840-an siswa SMK Negeri 1 Tanara , Senin (16/10/2019) pagi berkumpulnya di halaman sekolah tersebut.

Mereka duduk di halaman untuk menunggu berbagai tahapan untuk proses pemilihan Calon Ketua dan Sekretaris Osis.

Layaknya proses pemilihan Presiden dan Wakil Presiden dipraktikkan oleh mereka.

Dimulai pasangan calon nomor urut 01, Rudi – Nasrul Hidayat ,pasangan calon nomor urut 02, Eli Hapsari – Alip dan No Urut No 03, Wardah -Pipit

maka diberi kesempatan bagi kedua pasangan calon untuk memberikan hak suara.

Mereka mendatangi petugas untuk mengambil surat suara. Lalu mencoblos di bilik suara, dilanjutkan memasukkan ke kotak suara yang telah tersedia.

Seperti sistem di Pilpres, setelah seluruh siswa mencoblos, maka dilanjutkan penghitungan suara hingga ditetapkan pasangan pemenang,” ujar Kepala SMK Negeri 1 Tanara Hj. Halimah ,M.Pd

Kami gelar kegiatan seperti dalam upaya pembelajaran bagi calon pemilih pemula, sekaligus dalam meningkatkan wawasan kebangsaan dari para siswa dan siswi SMKN 1 Tanara



Rilis Pembaruan Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2020.a Patch 1

Yth. Bapak/Ibu
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota
Kepala LPMP
Kepala SD, SMP, SMA, SMK, dan SLB
di seluruh Indonesia

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Kami menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada semua pihak yang telah proaktif melaporkan beberapa temuan bug/kesalahan pada Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2020.a sehingga dapat segera dilakukan perbaikan dan penyesuaian. Perbaikan dikemas dalam Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2020.a Patch 1 yang dirilis dalam bentuk UPDATER. Untuk melakukan pembaruan ke versi 2020.a Patch 1 harap memperhatikan hal-hal sebagai berikut:

A. Bagi sekolah yang masih yang menggunakan Aplikasi Dapodikdasmen versi 2020 atau Versi 2020.a dan BELUM melakukan sinkronisasi.

1. Lakukan Pembaruan ke versi 2020.a Patch 1

Unduh dan Instal 2020.a Patch 1 secara manual, langkah-langkahnya sebagai berikut:

  1. Unduh file 2020.a Patch 1 pada menu unduhan di laman: dapo.dikdasmen.kemdikbud.go.id
  2. Lakukan instalasi sampai dengan selesai.
  3. Lakukan refresh (Ctrl + F5).

Melakukan pembaruan secara ONLINE dengan langkah sebagai berikut:

  1. Pastikan komputer terkoneksi internet.
  2. Silahkan login pada Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2020 atau Versi 2020.a
  3. Masuk pada menu Pengaturan, Cek Pembaruan Aplikasi, klik pada tombol “Cek Pembaruan”.
  4. Maka ditampilkan keterangan bahwa Pembaruan Tersedia. Pembaruan Tersedia (Patch 2020.a Patch 1) Apakah Anda ingin melanjutkan?
  5. Pastikan tidak menutup jendela browser sebelum proses pembaruan selesai!
  6. Klik tombol “Lanjutkan”, maka sistem akan melakukan update pembaruan.
  7. Setelah proses selesai, klik tombol “Muat ulang halaman sekarang”.
  8. Jika diperlukan, lakukan refresh (Ctrl + F5).

2. Lakukan sinkronisasi

3. Selanjutnya lakukan Instalasi Ulang Aplikasi Dapodikdasmen ke versi 2020.a Patch 1 dengan langkah sebagai berikut:

  1. Uninstall Aplikasi Dapodikdasmen versi 2020.a Patch 1 (hasil patching)
  2. Unduh INSTALLER Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2020.a pada menu unduhan laman dapo.dikdasmen.kemdikbud.go.id
  3. Lakukan instalasi sampai dengan selesai.
  4. Install PATCH pembaruan Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2020.a patch 1
  5. Lakukan refresh (Ctrl + F5).
  6. Lakukan proses registrasi dengan mengikuti petunjuk penggunaan Aplikasi Dapodikdasmen 2020. Pada saat registrasi offline pada Aplikasi Dapodikdasmen DILARANG MENGGUNAKAN PREFILL LAMA. Gunakan prefill dengan MENGUNDUH PREFILL BARU setiap akan melakukan registrasi.

B. Bagi sekolah yang masih yang menggunakan Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2020 atau Versi 2020.a dan SUDAH melakukan sinkronisasi.

Instalasi Aplikasi Dapodikdasmen 2020.a Patch 1 bagi yang sudah melakukan sinkronisasi dapat mengikuti langkah sebagai berikut:

  1. Uninstall Aplikasi Dapodikdasmen versi 2020 atau 2020.a
  2. Unduh INSTALLER Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2020.a pada menu unduhan laman dapo.dikdasmen.kemdikbud.go.id
  3. Lakukan instalasi sampai dengan selesai
  4. Install PATCH pembaruan Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2020.a patch 1
  5. Lakukan refresh (Ctrl + F5).
  6. Lakukan proses registrasi dengan mengikuti petunjuk penggunaan Aplikasi Dapodikdasmen 2020. Pada saat registrasi offline pada Aplikasi Dapodikdasmen DILARANG MENGGUNAKAN PREFILL LAMA. Gunakan prefill dengan MENGUNDUH PREFILL BARU setiap akan melakukan registrasi.

CATATAN: Bagi yang sudah menggunakan Aplikasi Dapodikdasmen 2020.a hasil install baru (menginstall menggunakan FULL INSTALLER versi 2020.a) maka tidak perlu melakukan install ulang versi 2020.a sehingga dapat langsung melakukan pembaruan ke versi 2020.a Patch 1.

Berikut adalah daftar perubahan pada Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2020.a. Patch 1:

  • [Perbaikan] Bugs pada saat login ke aplikasi
  • [Perbaikan] Bugs pada validasi lokal terkait alat pada ruang tertentu
  • [Perbaikan] Bugs pada saat penambahan atau perubahan akun GTK
  • [Perbaikan] Perbaikan keamanan pada sinkronisasi
  • [Perbaikan] Perbaikan pesan saat tidak dapat login ke aplikasi
  • [Perbaikan] Perbaikan pesan saat berhasil registrasi
  • [Perbaikan] Perbaikan pada manajemen pengguna, data yang ditampilkan hanya GTK dan PD yang aktif
  • [Perbaikan] Perbaikan rekap jumlah peserta didik pada beranda
  • [Perbaikan] Perbaikan pada saat mengunduh daftar peserta didik keluar
  • [Perbaikan] Perbaikan lampiran rekapitulasi pembelajaran pada Profil GTK
  • [Perbaikan] Perbaikan validasi untuk perhitungan rasio rombongan belajar terhadap peserta didik berlaku invalid untuk tingkat 1,2,7,8,10,11
  • [Perbaikan] Perbaikan hasil generate akun peserta didik untuk penyesuaian dengan responden pada Aplikasi PMP Ditjen Dikdasmen
  • [Pembaruan] Penambahan validasi sekolah yang tidak diizinkan menyenggarakan Mata Pelajaran Informatika


Demikian informasi yang kami sampaikan. Atas perhatian dan kerja sama Bapak/Ibu, kami ucapkan terima kasih.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Salam Satu Data,
Admin Dapodikdasmen

LAMPIRAN

Unduhan file Pembaruan Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2020.a Patch 1

http://dapo.dikdasmen.kemdikbud.go.id/berita/rilis-pembaruan-aplikasi-dapodikdasmen-versi-2020-a-patch-1

Kegiatan Ekstrakurikuler

Ekstrakurikuler adalah kegiatan non-pelajaran formal yang dilakukan peserta didik sekolah atau universitas, umumnya di luar jam belajar kurikulum standar. … Kegiatan ini diadakan secara swadaya dari pihak sekolah maupun siswa-siswi itu sendiri untuk merintis kegiatan di luar jam pelajaran sekolah.

Oleh sebab itu SMKN 1 Tanara berkomiymen akan memfasilitasi kegiatan Eskl ang ada di sekolah agar para siswa mempunyai keterampilan di bidang non akademik guna membekali para siswa/i SMKN 1 Tanara